Senin, 7 Oktober 2018

Tim masih mengumpulkan data untuk segera diolah dan dianalisis sembari mengirim kabar, kebutuhan logistik apa saja yang harus disiapkan segera oleh Tim Induk. Malam hari, Posko Induk menerima kabar dari pos relawan di Palu yang diorganisir Celebes Institute dan TRK Insist. Katanya, ada gerakan dari beberapa desa di 3-4 kecamatan di Palolo membawa hasil kebun ke shelter pengungsian.

Sementara itu, di Posko Induk, donasi masih terus berdatangan. Salah satu yang mengejutkan adalah inisiatif warga di Desa Bontomasunggu. Amri Murad, relawan Payo-payo yang bertugas di Bontomasunggu menjelaskan proses pengumpulan bantuan di desa itu. “Hampir setiap rumah di desa ini menyumbangkan cadangan beras yang disimpan di Para (bahasa lokal:gudang logistik) rumah mereka. Warga desa berharap, korban bencana di Sulteng tetap tegar dan tabah menghadapi musibah ini, musibah yang dapat menimpa siapa saja kelak, tidak ditahu kapan waktunya.” Bantuan juga datang dari warga Sukaria, yang diantar langsung ke posko induk oleh komunitas kopigikeliling  dua hari sebelumnya.