Minggu, 8 Oktober 2018

Bantuan logistik berupa hasil kebun petani dari Desa Berdikari telah tiba di Pos TRK INSIST Kota Palu. Tindakan ini diinisiasi oleh beberapa anak muda. Mereka mengumpulkan hasil kebun seperti labu siam, labu kuning, daun ubi, ubi, dan pisang. Hasil kebun petani ini akan didistribusikan kepada pengungsi yang membutuhkan. Di hari yang sama, sumbangan dari Desa Bontomasunggu juga tiba di Posko Induk TRK INSIST, bantuan diantar langsung oleh Sekretaris Desa Bontomasunggu.

Mimilicious, toko kue kering di sekitar Talasalapang juga ikut menyumbang. Nama toko itu diambil dari nama pemiliknya, Mimi. Mimi dipercaya teman-teman dan pelanggannya untuk menyalurkan donasi mereka ke Sulawesi Tengah. Banyak sumbangan dari luar Sulawesi Selatan. Mimi meminta saran mengenai barang yang sebaiknya dibeli dari uang yang dititipkan kepadanya. Tim yang dihubungi menyarankan agar ia membeli popok, susu bayi, minyak telon, minyak kayu putih, obat-obatan, dan dukungan BBM untuk memudahkan mobilisasi relawan ke pelosok wilayah bencana. Saran didasarkan hasil penjajakan yang telah dilakukan oleh anggota TRK di lokasi bencana.

Mimi memenuhinya. Sejak pagi ia berbelanja. Tepat setelah dhuhur, saat tim dari posko induk datang menjemput bantuan, sesuai janji, ia sudah selesai mengemas semua donasi. Mimi memperlihatkan satu jenis kue kering dengan logo #PaluKuat. Kue ini harus dibeli jumlah genap. Sebilangan ganjil silakan anda makan, sebilangan ganjil lainnya didonasikan untuk korban bencana Sulteng. Ide berdonasi melalui kue kering disarankan kawannya di Jawa. Ia menargetkan bisa menjualnya 10ribu keping.

Malam, pukul 09.30 WITA, bantuan logistik tahap dua berangkat menuju Palu. Dikawal oleh ketua Komunitas Ininnawa, Asfriyanto, yang baru tiba dari Papua saat pagi. Selain bantuan dari Mimilicous dan warga Desa Bontomasunggu, pemberangkatan tahap dua juga membawa titipan donasi dari Sheila Gank (Sebutan untuk penggemar Sheila On 7), SMAN 4 Maros, bantuan yang dikumpulkan dari pengikut Katakerja, warga Sukaria dan komunitas Ko Pigi Keliling.