Rabu, 3 Oktober 2018

Sejak pagi, bantuan  yang terkumpul di Posko Induk mulai dikemas. Sementara relawan yang akan berangkat menyiapkan keperluan pribadi masing-masing. Total ada delapan relawan yang berangkat sebagai tim assesment. Tulus Sunarko (Ininnawa) ditunjuk sebagai koordinator, sementara Muh. Imran (Ininnawa), Muh. Fauzan Affandi (Satu Bumi), Ilham Hairos Sirtiantus (Satu Bumi), Tomi Supari (Celebes Institute), Adrianus (Celebes Institute), Pujo Handoko (Ininnawa), Andi Musran (Ininnawa), adalah anggota tim.

Sore hari, bantuan selesai diangkut ke atas truk yang akan berangkat. Tim assesment juga melakukan rapat pemantapan membahas hal yang akan dikerjakan selama di lapangan; Memantapkan pos-pos yang bekerja di wilayah bencana (Pos Donggala, Pos Palu, dan Pos Sigi). Melakukan penilaian kondisi pengungsian yang menjadi tanggung jawab pos-pos tersebut dan kondisi para pengungsi. Dan melaporkan hasil assesment ke Posko Induk untuk menyiapkan rencana kerja agar dapat ditindaklanjuti.

Malam hari, setelah isya, TRK Insist Sulawesi Tengah berangkat dari Maros menuju Donggala (770 km) menggunakan truk. Tim ini sekaligus membawa bantuan sembilan bahan pokok, air mineral, pakaian, makanan, dan 100 liter bensin.